Gelar Operasi Yustisi, Kapolres Bangkalan dan Forkopimda Tindak Langsung Para Pelanggar INPRES


Bangkalan.jatim.polri.go.id, Polres Bangkalan - Kali ini Kabupaten Bangkalan tak lagi main main dengan ancaman wabah corona yang belum juga menunjukkan angka penurunan penyebaran setiap harinya. Oleh karena itu, Kepolisian Resor Bangkalan bersama forkopimda menggelar Operasi Yustisi di titik titik kota Bangkalan pada hari ini Senin (14/09/2020). Dipimpin langsung oleh Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. dan jajaran forkopimda lainnya termasuk orang nomor satu di kabupaten Bangkalan yakni Ra Latif, kegiatan operasi ini pun menjaring beberapa orang yang patuh terhadap protokol kesehatan covid-19. AKBP Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. sebagai Kapolres Bangkalan dan juga selaku penanggung jawab menjelaskan pelanggar dikenakan Pasal 94 ayat 6 huruf a Jo pasal 27A, jo Pasal 27B, jo Pasal 27C, jo Pasal 20A Perda tahun 2020 perda Provinsi Jawa Timur tentang penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat."Pelanggar protokol kesehatan yang tidak menggunakan masker sebanyak 12 orang dan dikenakan biaya / denda Rp. 50.000," ujar AKBP Rama. Lebih lanjut lagi bagi AKBP Rama, Sedangkan bagi pelanggar protokol kesehatan yang terkena denda uang, namun si pelanggar tidak membawa/memiliki, maka akan dikenai sangsi sosial."Bagi masyarakat yang tidak membawa KTP dan Uang, diberikan sanksi sosial berupa menyapu di Taman Paseban. Saya berharap, kegiatan ini mampu menyadarkan masyarakat kabupaten Bangkalan tentang pentingnya memakai masker untuk kesehatan dan keselamatan bersama. Mari bersama saling menjaga dan gotong royong mencegah penyebaran wabah corona," tutup perwira berpangkat melati dua di pundak tersebut seraya melempar senyum khasnya kepada awak media yang menemuinya siang hari ini di Jalan Ahamd Yani saat meliput Sidang Yustisi. (Duwi)